Kajian Struktural Wanda Wayang Durga dalam Perspekstif Cerita Pewayangan Sudamala dan Budaya Jawa (Structural Study of Wanda Wayang Durga in Perspective of Sudamala Puppet Story and Javanese Culture)

Restu Budi Setiawan, Sahid Teguh Widodo, Suyitno Suyitno

Abstract


Artikel ini mengupas makna dari wanda wayang Durga gagrag Surakarta dalam perspektif cerita pewayanganSudamala dan kebudayaan Jawa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan strukturalisme semiotik model Levi Strauss yang menjelaskan suatu obyek kajian secara struktural melalui dari dua sisi yaitu struktur luar yang dikenal dengan istilah surface structure dan struktur dalam  yang dikenal dengan istilah deep structure. Objek material dari penelitian ini ialah sosok Durga yang terdapat dalam berbagai macam wanda tersebut di atas. Objek formal penelitian ini ialah sebuah kajian struktural. Data dalam penelitian ini terdiri atas dua jenis data, yakni data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini ialah dokumen wanda wayang tokoh Durga, sedangkan data sekundernya adalah wawancara dan studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi empat tahap, yakni tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Temuan yang terdapat dalam penelitian ini di antaranya ialah berbagai macam wanda wayang tokoh Durga dalam pewayangan gaya Surakarta yang di antaranya ialah Durga wanda belis, wanda gedrug, wanda gidrah, wanda murgan, wanda surak, wanda reca, wanda ngerik, wanda ratu, dan wanda wewe.

This article describes and explains about the meaning of wanda wayang Durga gagrag Surakarta on Javanese culture perspective. The approach used on this research is Levi-Strauss structuralism-semiotic approach that explains the object structurally through two sides, namely outside structure or surface-structure and inside structure or deep-structure. Material object of this research is the figure of Durga from many kinds of wanda. The formal object of this research is structural analysis. The data of this research consist of two types of data, namely primary and secondary data.  Primary data in this research document wanda wayang of Durga figure, while secondary data are interview document and literature review. The data analysis technique on this research consists of four phases that are data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The findings show various wanda wayang of Durga figures in Surakarta style puppet show, namely Durga wanda belis, wanda gedrug, wanda gidrah, wanda murgan, wanda surak, wanda reca, wanda ngerik, wanda ratu, and wanda wewe.


Keywords


wayang kulit; wanda; Durga; struktural

Full Text:

PDF

References


Bratasiswara, Harmanto. 2000. Bauwarna Tatacara Adat Jawa, Buku I. Jakarta: Yayasan Suryasumirat.

Bratasiswara, R. Harmanto. 2000. Bauwarna Tatacara Adat Jawa, Buku II. Jakarta: Yayasan Suryasumirat.

Haryanto, S. 1988. Pratiwimba Adiluhung: Sejarah dan Perkembangan Wayang. Jakarta: Djambatan.

Koentjaraningrat. 2002. Bunga Rampai Kebudayaan, Mentalitas, dan Pembangunan. Jakarta: P.T. Gramedia Pustaka Utama.

Moleong, Lexy J. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: P.T. remaja Rosdakarya Bandung.

Padmapuspita, Ki Y. 1977. Candi Sukuh dan Kidung Sudamala. Jakarta: Ditjen Kebudayaan Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Poerbatjaraka, dan Tarjan Hadidjaja. 1952. Kepustakan Djawa. Jakarta: Penerbit Djambatan.

Poerwodarminto, WJS. 1937. Baoesastra Djawi. Wooerdenboek: Tokyo.

Putra, Shriheddy Ahimsa. 2006. Strukturalisme Levi-Strauss Mitos dan Karya Sastra. Kepel Press: Yogyakarta.

Rochkyatmo, A, dkk. 2004. Babad Tanah Jawi Buku I. Jakarta: Amanah Lontar.

Sajid, R.M. 1958. Bauwarna Wajang. Yogyakarta: P.T. Pertjetakan Republik Indonesia.

_________. 1971. Bauwarna Kawruh Wajang Jilid 2. Surakarta: Widya Duta.

_________. 1981. Bauwarna Kawruh Wayang. Sala: Widyaduta.

Soetarno. 2010. Teater Wayang Asia. Surakarta: Isi Press

Strauss, Claude Levi. 2007. Antropologi Struktural. Kreasi Wacana: Yogyakarta.

Susanto, Dwi. 2012. Pengantar Teori Sastra. CAPS: Yogyakarta.

Suseno, Frans Magnis. 2003. Etika Jawa Sebuah Analisa Filsafi

Tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Jakarta: P.T. Gramedia Pustaka Utama.

Sutarno, dkk. 1979. Wanda Wayang Purwa Gaya Surakarta. Surakarta: Proyek Pengembangan IKJ Departemen P dan K.

Tedjowirawan, Anung. 2001. Unsur-unsur Ajaran Pemimpin Negara dan Abdi Negara di Dalam Teks-teks Pustakaraja Madya Karya R.Ng.

Ranggawarsita, Relevansinya dengan Kepemimpinan Masa Sekarang. Jurnal Humaniora: Vol XIII, No. 2.

Teeuw, A. 1980. Tergantung pada Kata. Jakarta: Pustaka Jaya.




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v46i1.263

Refbacks

  • There are currently no refbacks.