PERIAN SEMANTIK LEKSEM ALAT-ALAT PERTUKANGAN SENG/PATRI DALAM BAHASA JAWA

Dwi Sutana

Abstract


Tulisan ini membahas semantik leksikal bahasa Jawa, khususnya tentang alat-alat pertukangan seng/patri. Tujuan pembasannya ialah mendeskripsikan leksem-leksem yang mengandung makna alat-alat pertukangan seng/patri dan untuk mengetahui komponen-komponen maknanya. Dengan tulisan ini diharapkan akan dapat mempermudah dalam membedakan antara leksem satu dengan leksem yang lainnya: tentang fungsinya, kemiripan maknanya, dan perbedaan makna spesifiknya. Kajian ini, pada akhirnya dapat digunakan sebagai bahan pendefinisian leksem-leksem dalam penyusunan kamus bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sinkronik. Maksudnya, di dalam analisis bahasa tidak mempertimbangkan perkembangan yang terjadi pada masa lampau. Sehubungan dengan itu, dilakukan langkah pengumpulan data, pengolahan data, dan pemaparan hasil pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pertukangan seng/patri ini dibedakan menjadi dua macam, yaitu disebut sarana dan prasarana. Bahan-bahan yang termasuk sarana ialah (1) anglo anglo, (2) kikir kikir, (3) graji wesi gergaji besi, (4)solder solder, (5) tepas kipas, dan (6) gunting seng gunting seng, sedangkan bahan-bahan yang tergolong prasarana ialah (1) banyu keras air keras, (2) patri patri, (3) gondorukem gondorukem, (4) geni api, dan (5) areng arang.

The research discusses lcxical semantic of Javanese language, particularly carpentry tool zinc/solder. The research aims to describe lexeme that contains meaning of carpentry tool zinc/solder and to investigate its compotential meaning. By this writing, it is hopefull to alliveate in differentiating between one lexeme with the other lexeme: its function, its similarity meaning, and the its differention of specific meaning. The research finally can be used as material in defining lexeme for compiling Javanese dictionary. The research employs qualitative desciptive and syncronic method. Therefore, in analyzing the data the development of langunge in the past is not considered. Relating to the approach research is conducted into several steps: data collection, data analysis, and data display. The result shows that capentry tool zinc/solder is diffirentiated into two types, that are facility and infrastructure. Some tools are categorized as facilities, which are (1) anglo 'brazier', (2) kikir 'file', (3) graji wesi 'iron saw', (4)solder 'solder', (5) tepas 'fan', and (6) gunting seng 'zinc scissors'. Some tools are categorized as infrastuctures, which are (1) banyu keras 'hardwater', (2) patri 'solder', (3) gondorukem 'resina coloplonium, (4) geni 'fire', and (5) areng 'charcoal'.


Keywords


leksem; semarntik leksikal; alat-alat pertukangan; lexemes; lexical semantics; carpentry tool

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v38i2.19

Refbacks

  • There are currently no refbacks.