FENOMENA PENGGUNAAN UNGGAH-UNGGUH BASA JAWA KALANGAN SISWA SMK DI SURAKARTA (PHENOMENOM OF THE USING UNGGAH-UNGGUH BASA JAWA OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL STUDENT IN SURAKARTA)

Bagus Wahyu Setyawan

Abstract


Era globalisasi apabila tidak disikapi secara bijak akan membawa dampak negatif, utamanya bagi para pemuda. Banyak siswa yang tidak mengerti mengenai cara menghormati orang lain, utamanya ketika berinteraksi dengan orang lain. Hal ini terlihat dari penggunaan bahasa siswa di SMK di Surakarta yang masih belum memahami ragam bahasa Jawa yang baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai fenomena penggunaan ragam bahasa Jawa siswa SMK. Sumber data berupa penggunaan ragam bahasa Jawa di beberapa SMK di Surakarta. Proses pengambilan data dengan observasi dan wawancara mendalam. Dari hasil penelitian ditemukan masih banyak kesalahan penggunaan ragam bahasa di kalangan siswa. Penyebabnya ialah siswa tidak dibiasakannya berbahasa kromo inggil (bahasa Jawa: krama inggil) oleh orang tua, kurangya kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. Juga belum adanya model pendidikan mengenai unggah-ungguh basa yang dirasa cocok. Dengan demikian, masih banyak ditemukan penggunaan unggah-ungguh basa yang keliru di kalangan siswa.

Globalization era if didn’t accepted wisely will bringing negative effect, especially for young generation. More students didn’t know how to respected the other, especially when interaction with the other. This condition can be look from language using of Vocational School student in Surakarta which still didn’t understand the use of good and right Javanese language. This research aimed to describe and explain about the phenomenon of the using of Javanese language variety in Vocational School in Surakarta. Data collected process using observation and in-depth interview. From result of research find that still many language error from student. The factor are didn’t familiar to use of krama inggil in family, the lack of compromise within the school side, parents, and society. Also there is no educational model which match unggah-ungguh basa learning. So, there are still many find the using of unggah-ungguh basa error from Vocational School student.


Keywords


Pendidikan Karakter; Unggah-ungguh Basa; Pengajaran Bahasa Jawa; Ragam Bahasa Jawa; character education; unggah-ungguh basa; Javanese education learning; Javanese language variety

Full Text:

PDF

References


Almerico, Gina M. 2014. “Building Character through Literacy with Children’s Literature” dalam Research in Higher Education Journal Volume 26. University of Tampa.

Andianto, M. Rus. 2016. “Model-model Strategi Kesantunan Berbahasa dalam Kultur Jawa” dalam Prosiding Jejak Langkah Perubahan dari Using sampai Indonesia (Ed: Novi Anoegrajekti). Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Dwiraharjo, Maryono. 2001. Bahasa Jawa Krama. Surakarta: Pustaka Cakra.

Gunarwan, Asim. 2005. “Beberapa Prinsip dalam Komunikasi Verbal: Tinjauan Sosiolinguistik dan Pragmatik. Dalam Pranowo, dkk (Eds.).” Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya. Universitas Sanata Dharma.

Idrus, Muhammad. 2012. “Pendidikan Karakter pada Keluarga Jawa” dalam Jurnal Pendidikan Karakter, Tahun II, No. 2, Juni 2012. Univesitas Negeri Yogyakarta.

Khazanah, Dewianti. 2012. “Kedudukan Bahasa Jawa Ragam Krama pada Kalangan Generasi Muda: Studi Kasus di Desa Randegan, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto dan di Dusun Tutul, Kecamatan Ambulu, Jember” dalam Jurnal Pengembangan Pendidikan, Vo. 9, No. 2, Desember 2012.

Koesoema, A. Doni. 2010. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo

Rahadini, Astiana A. dan Suwarna. 2014. “Kesantunan Berbahasa dalam Inter-aksi Pembelajaran Bahasa Jawa di SMPN 1 Banyumas” dalam Jurnal Lingtera, Vol. 1, No. 2, Oktober 2014. Universitas Negeri Yogyakarta.

Saddhono, Kundharu. 2015. “Integrating Culture in Indonesian Language Learning for Foreign Speakers at Indonesian Universities.” On Journal of Language and Literature.

Setyawan, Bagus W. 2018. “Kajian Pragmatik Mengenai Tindak Tutur Direktif dalam Serat Joko Lodhang Karangan Raden Ngabehi Rangga-warsita”. Jurnal Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan, Vol. 14, No. 2, 2018.

Setyawan, Bagus W. & Saddhono, Kundharu. 2018. “Ceprotan Perform-ing Art: A Traditional Folkart Based on Urband Legend”. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, Vol. 18, No. 1, 2018.

Soekanto, Soerjono. 1993. Kamus Sosiologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Sudaryanto. 1995. Linguistik: Identitasnya, Cara Penanganan Obyeknya, dan Hasil Kajiannya. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sutopo, H. B. 1996. Metodologi Penelitian Kualitatif: Metodologi Penelitian untuk Ilmu-ilmu Sosial dan Budaya. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Suwarna dan Suhari. 2014. “Pendidikan Karakter Hormat dalam Buku Pela-jaran Bahasa Jawa di Sekolah” dalam Jurnal Pendidikan Karakter, tahun IV, No. 2, Juni 2014. Universitas Negeri Yogyakarta.

Wibowo, Agus. 2016. Manajemen Pendidikan Karakter di Sekolah: Konsep dan Praktik Implementasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wuryandari, Wuri. 2010. “Integrasi Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Pembel-ajaran untuk Menanamkan Nasional-isme di Sekolah Dasar” dalam Jurnal LITERA, Vol. 4, No. 3, 2010. Universitas Negeri Yogyakarta.

Zakaria, Indra dan Listyaningsih. 2016. “Penanaman Sikap Sopan Santun melalui Keteladanan Guru di SMP Negeri 1 Buduran Kabupaten Sidoarjo” dalam Jurnal Kajian Moral dan Kewarganegaraan, Vol. 2, No. 4, Tahun 2016. Universitas Negeri Surabaya.




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v46i2.200

Refbacks

  • There are currently no refbacks.