ANEKDOT TENTANG KEKUASAAN DAN MENTALITAS DALAM CERKAK “KURSI” DAN “LEDHEK” KARYA KRISHNA MIHARJA (ANECDOTE ABOUT AUTHORITY AND MENTALITY IN CERKAK “KURSI” AND “LEDHEK” BY KRISHNA MIHARJA)

Yohanes Adhi Satiyoko

Abstract


Penelitian “Anekdot tentang Kekuasaan dan Mentalitas dalam Cerkak ““Kursi”” dan ““Ledhek”” karya Krishna Miharja” berusaha melihat bagaimana dialektika individu dengan dunia sosial budaya mereka melalui tokoh utama  Den Lurah dan Ledhek Kuning dalam memperoleh dan menjalankan fungsi sosial mereka. Tujuan penelitian ini ialah menjelaskan dialektika antara tokoh-tokoh cerita tersebut dan dunia sosial budaya mereka melalui tiga momen simultan, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi dalam kerangka sosiologi pengetahuan Peter Berger. Pembahasan dilakukan dengan pembacaan terhadap kedua cerkak tersebut melalui perwatakan tokoh, latar, dan alur, kemudian menemukan tipifikasi atau perlambangan fungsional yang dapat ditafsirkan menjadi sebuah simpulan yang dapat dipaparkan menjadi sebuah ekspresi dialektis dalam momen eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi tokoh utama dengan dunia sosial budayanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tokoh utama tersebut tidak melakukan interaksi yang benar dalam momen eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi dengan dunia sosial budaya mereka sehingga perjalanan karir mereka berakhir tragis.

Research about “Anecdote about Authority and Mentality in Cerkak “Kursi” and “Ledhek” by Krishna Miharja” tries to reveal the dialectic between individuals and their social cultural world through the main character, Den Lurah and Ledhek Kuning in obtaining and running their social functions. The research aims to explain dialectic between those main caharacters and their social cultural through three simultant moments, externalization, objectivation, and internalization in the frame of sociology of knowledge by Peter Berger. The discussuin is conducted by reading to those two cerkaks (Javanese short stories) through characterization, setting, and plot, then by finding functional typifications to be expressed as dialectic expression in moments of externalization, objectivation, and internalization between the main characters and their social cultural worlds. The result shows that those two main characters do not interact properly in the moment of externalization, objectivation, and internalization with their social cultural worlds. It then impacts their carreer to tragic ending.


Keywords


kemanusiaan, disposisi, anekdotis, mental, kekuasaan

Full Text:

PDF

References


Asmara, Rangga, Widya Ratna Kusumaningrum. 2018. “Diksi-Diksi Gender dalam Sajak-Sajak Dorothea: Kontra Hegemoni Dunia Penciptaan Kaum Laki-Laki”. Poetika. Jurnal Ilmu Sastra. Universitas Gadjah Mada. Volume VI, No. 1, Juli 2018. Halaman 8.

Berger, Peter. 1990. Tafsir Sosial atas Kenyataan. Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. LP3ES: Jakarta.

Danandjaya, James. 1991. Folklore Indonesia. Ilmu gossip, dongeng, dan lain-lain. Grafiti: Jakarta.

Esaiasson, Peter, Mikael Persson, Mikael Gilljam, Torun Lindholm. 2016. “Reconsidering The Role of Procedures for Decision Acceptance”. Hlm. 1--24. British Journal of Political Science.

Fadly, Ahmad. 2018. “Pandangan Terhadap Pemerintah Dalam Karya Sastra”. FON. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. FKIP Universitas Kuningan. Volume 12, Nomor 1 Tahun 2018. Halaman 8.

Firmansyah, M.Bayu. 2018. “Dimensi Sosial dalam Novel Negeri Para Bedebah karya tere Liye (Perspektif Analisis Wacana Kritis)”. Jurnal Kembara Jurnal keilmuwan Bahasa, sastra, dan Pengajarannya. Volume 4, Nomor 1, April 2018. Halaman 69.

Koentjaraningrat. 1992. Budaya Mentalitas, dan Pembangunan. Gramedia: Jakarta.

Magnis-Suseno, Franz. 1991. Etika Jawa. Sebuah Analisa Filosofi tentang Kebijaksanaan Hidup Jawa. Gramedia: Jakarta.

Magnis-Suseno, Franz., Reksosusilo. 1983. Etik Jawa dalam Tantangan. Sebuah Bunga Rampai. Yayasan Kanisius: Yogyakarta.

Marianti, Maria Merry. 2009. “Teori Kepemimpinan Sifat”. Bina Ekonomi Majalah Ilmiah Fakultas Ekonomi Unpar, Volume 13, No. 1 tahun 2009, Hlm. 58--63.

Miharja, Krishna. Pratisara. 2012. Pratisara. Leutikaprio: Yogyakarta.

Wolff, Janet. 1981. The Social Production of Art. St. Martin’s Press, Inc.: United States of America.

Tim Penyusun Kamus. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi IV. Departemen Pendidikan Nasional. Gramedia: Jakarta.

Yulianto, Agus. 2017. “Kritik Sosial dalam Dua Cerita Pendek Karya Pengarang Kalimantan Selatan”. Bebasan. Volume 4, Nomor 2, Desember 2017. Halaman 122—123.

Zhafirah, Tsamarah, Adi Dinardinata. 2018. “Hubungan Antara Citra Tubuh dan Harga Diri Pada Siswi SMA Ksatrian 2 Semarang”. Jurnal Empati, April 2018, Volume 7, Nomor 2, Halaman 334--340.




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v46i2.203

Refbacks

  • There are currently no refbacks.