POWER AND DOMINANCE: A MODALITY ANALYSIS OF PRABOWO SUBIANTO’S NATIONAL ADDRESS ‘INDONESIA WINS’

Indah Utami Chaerunnisah

Abstract


This study examines Prabowo’s speech during the first national address of the 2019 pre-election campaign. It aims at revealing the types of modality, modal value, and modal responsibility employed in the speech, and describing how the choice of modality reflects Prabowo’s attitude and strategy to win the 2019 presidential election. This study is qualitative research that applies Halliday’s theory of modality in systemic functional grammar. The results reveal that 1) he used modulation inclination frequently to show his determination to help people, 2) the dominant use of median modal value in inclination reveals that rather than determined he is just keen to help, the domination of high modal value in obligation signified that he believes he has the power to make people follow his instruction, and the frequent use of low modal value in probability indicated that he is not certain about the information he shares, 3) the domination of subjective implicit subject shows that Prabowo tend to emphasize his dominance and superiority in the communication process, and he strongly believes that he can realize all his promises when he becomes the president and he is ready to take responsibility if he cannot.

Penelitian ini menganalisis pidato kebangsaan Prabowo Subianto dalam kampanye pra-pemilu 2019. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan tipe-tipe modality, modal value dan modal responsibility  yang dipakai Prabowo dalam pidato tersebut, dan untuk menjelaskan bagaimana pilihan modality tersebut merefleksikan sikap dan strategi Prabowo dalam visi misinya untuk memenangkan pemilu 2019. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan teori modality dalam Systemic Functional Grammar oleh Halliday. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Prabowo menggunakan modulation inclination untuk menunjukkan tekad membantu rakyat dan membawa Indonesia kearah yang lebih baik, 2) dominasi penggunaan  modal berskala medium keinginan (inclination) menunjukkan bahwa Prabowo hanya berkeinginan untuk membantu negara, tidak sampai tahap bertekad, dominasi penggunaan modal berskala tinggi dalam tipe kewajiban (obligation) menunjukkan kepercayaan diri Prabowo bahwa ia memiliki kekuasaan untuk membuat pendukungnya menuruti perintahnya, dominasi penggunaan modal berskala rendah dalam tipe kemungkinan (probability) menunjukkan bahwa Prabowo tidak terlalu yakin akan informasi yang ia bagikan dalam pidatonya, 3) dominasi penggunaan subjek implisit subjektif menunjukkan bahwa Prabowo cenderung menggunakan gaya komunikasi dimana dia menjadi pihak yang dominan dan superior, dan ia sangat percaya ia dapat menepati semua janjinya saat ia terpilih dan siap menghadapi konsekuensinya jika tidak dapat menepati janji-janji tersebut.


Keywords


Systemic Functional Grammar; Modality; Prabowo Subianto’s Speech; Tata bahasa sistemik fungsional; modalitas; pidato Prabowo Subianto

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v48i2.303

Article Metrics

Abstract view : 38 times
PDF - 16 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by