FEMINIST DISCOURSE ANALYSIS ON KOMPAS.COM NEWS: ATLET SENAM SEA GAMES DIPULANGKAN KARENA TAK PERAWAN

Dian Lestari, Sulis Triyono

Abstract


This study aims to describe the representation in the case of a woman in the discourse of SEA GAMES gymnastics athlete who was sent back home because of a virginity issue that was published by Kompas.com on the 29th of  November, 2019. The discourse is a hot topic because it raises the pros and cons. Besides social context, this study also describes the structure of the text consisting of macrostructure, superstructure, and microstructure. The research approach uses critical discourse analysis by Van Dijk. The results of this study indicate that the news text has a main topic, namely the violation againts feminist values. The superstructure of the news text consists of an introduction, main text, and concluding part. Kompas.com through the micro structure chooses to use various diction in delivering news. In addition to diverse diction, the text is also built with cohesion and coherence to unify the meaning of discourse. The social context built by Kompas.com in this discourse, especially in representing womanis the persecution of women (gender bias) and professional violations of a person.

Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan representasi perempuan dalam wacana atlet senam SEA GAMES dipulangkan karena tidak perawan yangdiberitakan pada Kompas.com pada 29 November 2019. Wacana tersebut merupakan wacana yang sedang hangat diperbincangkan karena menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Selain konteks sosial, penelitian ini juga mendeskripsikan struktur teks berita yang terdiri atas struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Van Dijk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teks berita mempunyai topik utama, yakni pelanggaran nilai-nilai feminisme. Selanjutnya, superstruktur teks berita terdiri atas pendahuluan, inti teks, dan penutupan berita. Kompas.com melalui struktur mikro memilih untuk menggunakan berbagai macam diksi dalam menyampaikan berita. Selain diksi yang beragam, teks dibangun dengan piranti kohesi dan koherensi untuk menyatukan makna wacana. Konteks sosial yang dibangun Kompas.comterutama dalam merepresentasikan perempuan pada wacana tersebut adalah adanya penindasan terhadap perempuan (bias gender) serta pelanggaran profesionalitas suatu oknum.


Keywords


critical discouser analyis; Feminism; Kompas.com; analisis wacana kritis; feminisme

Full Text:

PDF

References


Alwasilah, A. C. 2017. Pokoknya Kualitatif. Jakarta: Pustaka Jaya.

Annas, Akhirul, and Rana Akbari Fitriawan. 2018. “Media dan Kekerasan: Analisis Norman Fairclough terhadap Pemberitaan Tarung Gladiator.” Jurnal Sospol 4 (1): 37–-54. https://doi.org/10.22219/sospol.v4i1.5224

Dahlan, A. dan Budiwati, T. 2011. Representasi Gender dalam Ungkapan Berbahasa Indonesia dan Bahasa Inggris: Analisis Wacana Kritis. Jurnal KAWISTARA, 1 (3).

Darajat, Irfan R. 2017. “Rumangsamu Penak: Analisis Wacana Politik Hidup Harian Buruh Migran Indonesia dalam Lagu Dangdut Koplo.” 03 (02): 216–30.

Darma, A. 2009. Analisis Wacana Kritis. Bandung: Yayasan Widya.

Eriyanto. 2011. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LkiS Printing Cemerlang.

Fitriana, Riri Amanda, Erizal Gani, and Syahrul Ramadhan. 2019. “Analisis Wacana Kritis Berita Online Kasus Penipuan Travel Umrah (Model Teun A . Van Dijk ).” 3. https://doi.org/10.17977/um007v3i12019p044

Humaira, Hera Wahdah. 2018. “32" Jurnal Literasi Volume 2, Nomor 1, April 2018.” 2 (April). https://doi.org/10.21009/SPEKTRA.02100

Karim, Abdul, and A. Pendahuluan. 2014. “Sebuah Model Penelitian Kualitatif" 10: 83–98.

KBBI Daring. 2001. https://kbbi.kemendikbud.go.id/entri/mengantongi

Kridalaksana, H. 2001. Kamus Linguistik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Kuswandari, A. H., & Setiawan, B. 2017. Analisis Wacana : Representasi Pendidikan Indonesia pada Berita Online Detik.com. Metalingua, 15 (2). https://doi.org/10.26499/metalingua.v15i2.120

Lado, C. 2014. Analisis Wacana kritis program mata “Balada Perda” di Metro TV. Jurnal E-Komunikasi, 2 (2).

Listiyorini, A. 2017. Wacana Humor dalam Meme di Media Online sebagai Potret Kehidupan Masyarakat Indonesia. Litera, 16 (11). https://doi.org/10.21831/ltr.v16i1.14251

Mulyana. 2005. Kajian Wacana: Teori, Metode, dan Aplikasi Prinsip-Prinsip Analisis Wacana. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Kuswandari, Ary Hunanda, and Budhi Setiawan. 2017. “Analisis Wacana: Representasi Pendidikan Indonesia Pada Berita Online Detik.Com (Discourse Analysis: Representation Of Education In.)” https://doi.org/10.26499/metalingua.v15i2.120

Petra, Universitas Kristen, Najwa Balada, and Perda di. 2013. “Analisis Wacana Kritis Program Mata.”

Purnami, Wening Handri. 2017. “Discourse Study oF Food Service Advertisement.” Widyaparwa 45 (2): 137–50. https://doi.org/10.26499/wdprw.v45i2.232

Putra, Hendri Pitrio. 2018. "Critical Discourse Anaysis on Kompas.com News: Gerakan #2019gantipresiden." 3 (tahun 1999): 113--21. https://doi.org/10.22515/ljbs.v3i2.1412

Schiffrin, D. 2007. Ancangan Kajian Wacana. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Setiawan, Yulianto Budi. 2011. “Analisis Wacana Kritis Pemberitaan Kekerasan Berbasis Gender Di Surat Kabar Harian Suara Merdeka.” Jurnal Ilmiah Komunikasi: Makna 2 (1): 13–20.

Silaswati, Diana. 2016. “Model Analisis Wacana Kritis untuk Meningkatkan Berideologi Feminisme.” 2: 143–56.

Sobur, A. 2009. Analisis Teks Media, Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik dan Framing. Bandung: PT. Remaja Rosadakarya.

Sudaryanto. 2016. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik). Yogyakarta: Duta Wacana Universitas Press.

Sugihastuti. 2007. Gender dan Inferioritas Perempuan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wodak, R., & Meyer, M. 2001. Methods of Critical Discourse Analysis. London: Sage. https://doi.org/10.4135/9780857028020




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v48i2.455

Article Metrics

Abstract view : 74 times
PDF - 16 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by