MEMORI KOLEKTIF, REKONSTRUKSI, DAN REVITALISASI: STUDI KASUS WAYANG CECAK

NFN Mu'jizah, NFN Purwaningsih

Abstract


Wayang Cecak is a Malay oral traditions which is almost critically extinc. This puppet remains only in the memories collective. The problem is how to preserve wayang cecak from extinction? The aim is to preserve the wayang's vitality from extinction. The method is done by reconstructing and revitalizing of wayang cecak becomes a living tradition. This qualitative research used an oral literary approach with primary sources of wayang cecak with text and context analysis. The method used literature study and field study technic observations were carried out with in-depth interviews with traditional artists, the representative community, and stakeholders. According to the eye-witnesses, wayang cecak has its unique structures. Reconstruction of wayang cecak involved the researcher, village leader, and traditional artists. Revitalization were carried out by performing wayang cecak in the community. This revitalization has a positive impact the wayang cecak increase their vitality.

Wayang cecak merupakan sastra lisan Melayu yang hampir punah dan hanya hidup dalam ingatan ma-syarakat. Permasalahan penelitian ini ialah bagaimana cara melindungi wayang cecak dari kepunahan? Penelitian ini bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan daya hidup wayang itu dari kepunahan. Caranya dengan merekonstruksi dan merevitalisasinya sehingga wayang itu menjadi sebuah tradisi yang hidup kembali. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan sastra lisan dengan analisis teks dan konteks. Sumber data berupa data primer wayang cecak. Metode yang digunakan yakni studi pus-taka dan studi lapangan dengan teknik observasi melalui wawancara mendalam dengan seniman pelaku tradisi, tetua adat, dan para pengambil kebijakan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pewaris aktif sudah tidak ada. Pertunjukan wayang cecak mempunyai struktur yang khas dalam pertun-jukannya. Rekonstruksi pertunjukan wayang cecak dilakukan bersama peneliti, tetua adat, dan seniman pemilik tradisi di Pulau Penyengat. Dari rekonstruksi dilakukan revitalisasi dengan mempertunjukkan wayang cecak dalam  masyarakatnya. Revitalisasi ini berdampak positif, yakni meningkatnya daya hi-dup wayang cecak.

 

 


Keywords


collective memory; reconstruction; revitalization; tradition; memori kolektif; rekontruksi; revitalisasi; tradisi; collective memory; reconstruction; revitalization; tradition

Full Text:

PDF

References


Anoegrajekti, Novi. 2014. "Janger Banyu-wangi dan Menakjinggo : Revitalisasi Budaya." Jurnal Literasi 4(1):116-27.

Assmanm, Jan. 2008. "Communicative and Cultural Memory." in Cultural Memory Studies; An International and Interdis-ciplinary Handbook. New York: New York: Walter de Gruyter.

Atoh, Nazri, Zamri Arifin, dan Zubir Idris. 2015. "Analisis Ungkapan Perbandingan dalam Diwan Abi Tammam dan Syair Siti Zubaidah.'" Pendeta: Jurnal Bahasa, Pendidikan, dan Sastera Melayu Vol. 6:118--136.

Diani, Winasti Rahma. 2014. "Wayang Garing: Tradisi Lisan Yang Hampir Punah dari Banten" (Skripsi). Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indo-nesia.

Hodgkin, Katharine &. Rodstone. 2003. Con-tested Past: The Politic of Memory. Edited by Susannah. London & NewYork: Routledge.

Https://id.wikipedia.org/wiki/wayang (diunduh pada tanggal 8 Mei 2020).

Huluk, La Od Chusnul. 2018. "Semiotika Na-ratif Greimasian dalam Kabanti Buli Ma-lino" (Tesis). Jakarta: UIN Syarif Hida-yatullah, Jakarta.

Junus, Hasan. 2005. "Pengantin Boneka" da-lam Kumpulan Cerpen Dari Seberang Per-batasan dan Cerita-Cerita Lainnya. Pekan-baru: Pekanbaru: Unri Press.

Kleden, Ninuk. 2019. "Tradisi Lisan dan Me-mory Budaya: Persfektif Memory Stu-dies". Makalah Seminar Internasional dan Festival Tradisi Lisan. Makassar: Asosiasi Tradisi Lisan.

Koster, G. 1998. "Making It New in 1884: Lie Kim Hok's Syair Siti Akbari." Jurnal Bijdragen Tot de Taal-Land En Volkenkunde Vol. 154(1):95-115.

https://doi.org/10.1163/22134379-90003906

Mastuti, Dwi Woro Retno. 2004. Wayang Po-tehi Gudo. Jakarta: Jakarta: Sinar Harapan-Shangbao.

Mu'jizah. 1996. "Hikayat Negeri Johor Sebuah Sastra Sejarah" (Skripsi). Depok: Fakultas Sastra, Universitas Indonesia.

-------. 2015. "Teks, Konteks, dan Pola Keber-tahanan Wayang Kulit Betawi." Jurnal Atavisme Vol. 18(1):91-105. https://doi.org//10.24257/atavisme.v18i1.35.91-105

https://doi.org/10.24257/atavisme.v18i1.35.91-105

-------. 2018. "Preservasi dan Revitalisasi Baha-sa dan Sastra Nafri, Papua: Sebuah Baha-sa Hampir Punah." Jurnal Aksara Vol. 30(1):75-88. https://doi.org//10.29255/aksara.v30i1.217.75-88

https://doi.org/10.29255/aksara.v30i1.217.75-88

Pudentia, MPSS. 2000. "Makyong: Hakikat dan Proses Penciptaan" (Disertasi). De-pok: Program Pascasarjana, Universitas Indonesia.

Ratnawati, Latifah. 2018. "Pengembngan Mo-dern Pertunjukan Teter Tradisional Dul Muluk Berbasis Sastra Melayu Lama Syair Siti Zubaedah" (Disertasi). Palem-bang: Program Pascasarjana, UIN Raden Fatah, Palembang.

Salmon, Claudin. 1980. Literature in Malay by Chinese of Indonesia. The Hague: Martinus Nijhoff.

Warto. 2014. "Revitalisasi Kesenian Oeleng Untuk Mendukung Pengembangan Pari-wisata di Kabupaten Wonogiri." Jurnal Paramita Vol. 24(1):47-62.

Widjaja, Evelyn. 2010. "Memori Kolektif Kota Jakarta dalam Restoran Cina" (Tesis). Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Indo-nesia, Univeristas Indonesia.

Yanuartuti, Setyo. 2015. "Revitalisasi Pertun-jukan Wayang Topeng Jati Duwur Jom-bang Lakon Patah Kuda Narawangsa" (Disertasi). Surakarta: Program Pasca-sarjana, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v48i1.486

Article Metrics

Abstract view : 161 times
PDF - 58 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by