PENANDA JAMAK INFLEKSI DALAM BAHASA SUNDA

Riani Riani

Abstract


Inti Sari Penelitian ini memerikan afiks-afiks infleksi penanda jamak serta proses infleksi afiksasi penanda jamak pada nomina, adjektiva, dan verba dalam bahasa Sunda dengan menggunakan teori Word-and-Paradigm yang dikemukakan oleh Booij (2005). Konstruksi Word-and-Paradigm dapat memberikan gambaran proses terjadinya infleksi, yaitu proses afiksasi yang tidak mengubah kelas kata dan memberikan paradigma tambahan berupa penanda jamak. Metode dalam penelitian ini ialah metode intropeksi dan observasi terhadap empat buku tata bahasa Sunda karangan Coolsma (1985), Robins (1983), Rusyana (1978), dan Kats, J dan Soeriadiradja (1982). Data dianalisis dengan menggunakan metode formal, distributional dan teknik parafrase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya ditemui sedikit afiks dan reduplikasi yang dapat dikategorikan sebagai pembentuk kata infleksi. Afiks pembentuk infleksi karena bahasa Sunda termasuk ke dalam bahasa aglutinatif.

 

The research describes some afixes that form inflection plural markers and plural marker afixation of inflection process on noun, adjective, and verb in Sundanese language by using Word-and-Paradigm proposed by Booij (2005). Word-and-Paradigm construction can be used to illustrate inflection process, which is afixation process that does not change word class and gives plural paradigm addition. The method in the research is intropection on Sundanese native speaker and observation on four Sundanese grammar books written by Coolsma (1985), Robins (1.983), Rusyana (1978), dan Kats, I and Soeriadiradja (1.982). The data is analyzed by using formal method, distribution, and pharafrase technique. The research result shows that there are small numbers of afixxes and reduplications categorized as inflectional word formation. The small number of inflectional affixes indicate that Sundanese language is clasified as aglunitative language.


Keywords


infleksi; afiks; Word-and-Paradigm model; inflection; affix.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v40i2.57

Refbacks

  • There are currently no refbacks.