KESESUAIAN BAHAN BACAAN LITERASI EMERGEN DENGAN PEMBACA SASARAN

Umar Sidik

Abstract


The problem of this study departs from a lot of reading material that is suspected to be incompatible with the target audience (emergent literacy). Readings that are labeled for pre-reading, but the content does not suit the target audience. In this connection, the purpose of this study is to find the incongruity of reading material with the target audience for emergency literacy based on reading gap standards. This study refers to the standardization of non-text reading material set by the Ministry of Education and Culture (2018). The data source is determined by purposive sampling technique. Data collection is done by listening, reading, and note / record techniques. The analysis is carried out by means of interpreting and interpreting the data to obtain inference in accordance with the research objectives. The results showed that the literacy reading materials emegen circulating in the majority of the community did not match (match) with the target reader (emergency literacy). Many readings put forward or give priority to the message content of the narrative story. Pictures / illustrations are more oriented to support the narrative of the story. There is almost no process of introducing the beginning of writing, from the alphabetical or phonological as early as learning literacy literacy.

Permasalahan penelitian ini berangkat dari banyak bahan bacaan yang ditengarai tidak sesuai dengan pembaca sasaran (literasi emergen). Bacaan yang dilabeli untuk pramembaca, tetapi isinya tidak sesuai dengan pembaca sasarannya. Sehubungan dengan itu, tujuan penelitian ini ialah untuk menemukan ketidaksesuaian bahan bacaan dengan pembaca sasaran literasi emergen berdasarkan standar penjenjangan bacaan. Penelitian ini mengacu pada standar penjenjangan bahan bacaan nonteks yang ditetapkan oleh Kemendikbud (2018). Sumber data ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, baca, dan catat/rekam. Analisis dilakukan dengan cara penginterpretasian dan pemaknaan data untuk memperoleh inferensi sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan bacaan literasi emergen yang beredar di masyarakat mayoritas tidak sesuai (matching) dengan pembaca sasarannya (literasi emergen). Banyak bacaan yang mengedepankan atau mengutamakan pesan isi dari narasi cerita. Gambar/ilustrasi lebih diorientasikan untuk mendukung narasi cerita. Hampir tidak ada proses pengenalan awal terhadap tulisan, dari alfabetik atau fonologis sebagi awal membelajarkan literasi baca-tulis.



Keywords


pre-reading; reading selection; literacy reading; pramembaca; penjenjangan bacaan; bacaan literasi

Full Text:

PDF

References


Arsa, Dian. 2019. “‘Literasi Awal Pada Anak Usia Dini Suku Anak Dalam Dharmasraya.’” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 3 (Issue 1): 127 – 136. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.159

Astuti, Tri Puji. 2014. “‘Perbedaan Literasi Emergen Anak Taman Kanak-Kanak Di Daerah Perkotaan Dan Pinggiran.’” Jurnal Psikologi Undip Volume 13 (No. 2): 107–19. https://doi.org/10.14710/jpu.13.2.107-119

Astuti, Tri Puji. n.d. “Gambaran Perkembangan Literasi Emergen Anak Taman Kanak-Kanak Dengan Alat Ukur Adaptasi Get Ready To Read !” Semarang, Indonesia.

Fajriyah, Lathifatul. 2018. “‘Pengembangan Literasi Emergen Pada Anak Usia Dini.’” Hlm. 165—172 dalam Proceedings of The ICECRS. Sidoarjo, Jawa Tegah, Indonesia: FKIP UMSIDA, Sidoarjo. https://doi.org/10.21070/picecrs.v1i3.1394

Handayani, Sari. 2019. “‘Upaya Meningkatkan Kemampuan Literasi Awal Melalui Media Big Book.’” Hlm. 1--7 dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara PAUD-007.

Hapsari, Widyaning dkk. 2017. “‘Peningkatan Kemampuan Literasi Awal Anak Prasekolah Melalui Program Stimulasi.’” Jurnal Psikologi 44 (3): 177 – 184. https://doi.org/10.22146/jpsi.16929

Inten, Dinar Nur. 2017. “‘Peran Keluarga dalam Menanamkan Literasi Dini pada Anak.’” Golden Age 1 (1): 23—32. https://doi.org/10.29313/ga.v1i1.2689

Kemendikbud. 2018. Panduan Perjenjangan Buku Nonteks Pelajaran bagi Pelaku Perbukuan. Jakarta: Pusat Perbukan.

Mendikbud. 2014. Permendikbud, Nomor 137, Tahun 2014, tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Indonesia.

Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Petama. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Permatasari, Andalusia dkk. 2017. “‘Literasi Dini Dengan Teknik Bercerita.’” Jurnal FamilyEdu 3 (1): 20—28.

Sarumpaet, Riris K. 2010. Pedoman Penelitian Sastra Anak. Revisi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Whitehurst, G.J., & Lonigan, C.J. 1999. “‘Child Development and Emergent Literacy.’” in Child Progress in Child Psychiatry and Development, edited by M.E. Hertzig. Philadelphia.

Widuroyekti, Barokah dan Sulistiyono. 2014. “‘Model Pengembangan Kemampuan Pra-Membaca-Menulis Berbasis Karak-ter.’” Jurnal Pendidikan 15 (1): 1--11. https://doi.org/10.33830/jp.v15i1.371.2014




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v48i2.609

Article Metrics

Abstract view : 159 times
PDF - 46 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by