TEKS “NAH INI DIA” DI POSTKOTA NEWS: KAJIAN PADA STRUKTUR DAN GAYA BAHASA

Restu Sukesti

Abstract


This study is a discourse analysis of the "Nah Ini Dia" text, the daily text uploaded on online Poskota News. The text is a news text reported a household problem containing "infidelity or the existence of a third party". This study uses a qualitative descriptive discourse analysis approach. The discourse structure, the language style, and the pragmatic aspects are discussed in this study.  In data collection, the recording method is used, in the analysis micro text and macro text analysis methods are used. Micro-text is used to analyze the language style of vocabulary and sentence; macro-text is used to analyze the text discourse structure and the text pragmatic aspects. The research findings are as follows. The schematic structure of the text is the opening of the text (the main/summary of the story, an overview), the content of the text (the beginning of the story, the beginning of the conflict, the peak of the conflict, the climax of the story), and the closing (the author's comments). The language style of the text "Nah Ini Dia" is humorous that makes the stories that are reported neat, interesting, and funny. In fact, the sense of humor that arise can close the irony in it. For this reason, it seems that the humor has become the icon for the text "Nah Ini Dia". The pragmatic aspect of the text "Nah Ini Dia" is the social satire (disputes and hostility between humans) on events that occur in the household, as the smallest form of social society.

Kajian ini merupakan analisis wacana pada teks “Nah Ini Dia”, teks muat harian yang terdapat pada Poskota News berbasis daring. Teks tersebut merupakan teks berita dengan yang memberitakan kisah masalah rumah tangga yang berbau “perselingkuhan atau adanya pihak ketiga”. Kajian ini menggunakan pendekatan analisis wacana secara deskriptif kualitatif. Yang dikaji ialah struktur wacana, gaya bahasa, dan aspek pragmatik pada teks tersebut. Dalam pengambilan data digunakan metode catat, dalam penganalisisan digunakan metode analisis mikroteks dan makroteks. Mikroteks digunakan untuk menganalisis gaya bahasa kosakata dan kalimat; makroteks digunakan untuk menganalisis struktur wacana teks dan aspek pragmatik teks. Hasil kajiannya ialah sebagai berikut. Skema struktur teks ialah pembuka teks (inti/ringkasan berita cerita, gambaran umum), isi teks (awal cerita, awal konflik, puncak konflik, klimaks cerita), dan penutup (komentar penulis). Gaya bahasa teks “Nah Ini Dia” ialah gaya kejenakaan yang menjadikan cerita yang diberitakan itu apik, menarik, dan lucu. Bahkan, kejenakaan yang timbul mampu menutup cerita ironi di dalamnya. Untuk itu, tampaknya kejenakaan itu yang menjadi ikon teks “Nah Ini Dia”. Aspek pragmatik yang ditimbulkan dari teks “Nah Ini Dia” ialah sindiran sosial (pertikaian dan permusuhan antarmanusia) atas peristiwa yang terjadi di rumah tangga, sebagai bentuk masyarakat sosial terkecil.


Keywords


news text; macrostructure; mikrostructure; language style; teks berita; struktur makro; struktur mikro; gaya bahasa

Full Text:

PDF

References


Abadi, Hermawan Septian. 2017. “Kekuasaan Seksualitas Dalam Novel: Perspektif Analisis Wacana Kritis Michel Foucault.” Journal of Chemical Information and Modeling Vol. 2, No. 167--178.

Fairclough, Norman. 2010. DAY 1 CHAPTER 2 Analysing Discourse: Textual Analysis for Social Research.

Hendariningrum, Retno. 2017. “Textual Analysis of the Jakarta Post Online Representation of Presidential Candidates in Indonesia.” Jurnal Humaniora 28 (3): 339. https://doi.org/10.22146/jh.v28i3.22288

Hermandra. 2018. “Manifestasi Kaidah Keba-hasaan dalam Surat Kabar Pekanbaru Pos, Koran Riau, dan Riau Pos (Manifestation of Language Rules in Newspapers.” Metalingua Vol. 16 (2): 193--200. https://doi.org/10.26499/metalingua.v16i2.278

Maryanto. 2013. Bahasa Indonesia: Ekspresi Diri dan Akademik (SMA/MA/MAK Kelas XII Semester 1.

Nosoichah, Chrumatin, and Mulyadi. 2019. “Idiom dan Metafora Pada Lirik Lagu ‘ Jaran Goyang .’” Metalingua 18 (2): 95–102. https://doi.org/10.26499/metalingua.v17i2.360

Putu Wijana, I. Dewa. 2015. “Metaphor of Colors in Indonesian.” Jurnal Humaniora 27 (1): 3. https://doi.org/10.22146/jh.v27i1.6397

Ratnawati, Hana Dwi. 2019. “Karakteristik Tuturan Humor.” Belajar Bahasa 4 (2): 187. https://doi.org/10.32528/bb.v4i2.2557

Riyadi, Devi Kurniasari. 2019. “Representasi terhadap Tukang Parkir dalam Petisi ‘Malang Darurat Parkir’ (Sebuah Analisis Wacana Kritis).” Ranah: Jurnal Kajian Bahasa 8 (2): 237. https://doi.org/10.26499/rnh.v8i2.984

Sabardila, Atiqa, I. Dewa Putu Wijana, and . Suhandano. 2017. “Packaging Differences of News Content on Title.” Jurnal Humaniora 29 (1): 94. https://doi.org/10.22146/jh.22570

Sukesti, Restu. 2015. “Cara Pandang terhadap Wanita pada Pemakaian Bahasa Bahasa dalam Majalah Pria dan Majalah Wanita.” Widyaparwa Vol. 43 (2): 165–76.

Wahyuwibowo, Indiwan seto. 2014. Media dan Terorisme.

Wahyuwibowo, Indiwan Seto. 2015. Pengantar Jurnalistik: Teknik Penulisan Berita, Artikel & Feature.

Yulianti, Andi Indah, and Winci Firdaus. 2019. “Ungkapan Keprihatinan dalam ‘Maklumat Akal Sehat’ (Analisis Wacana Kritis terhadap Maklumat Rocky Gerung Dkk).” Ranah: Jurnal Kajian Bahasa 8 (1): 93–109. https://doi.org/10.26499/rnh.v8i1.961




DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v48i2.648

Article Metrics

Abstract view : 51 times
PDF - 14 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by