PEMANFAATAN KOMIK ANAK SEBAGAI MEDIA MITIGASI BENCANA

Siti Anafiah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) unsur-unsur dalam komik apa yang dapat dimanfaatkan sebagai media mitigasi bencana; (2) kesesuaian dan ketepatan komik anak bagi calon pembaca anak berdasarkan tahap perkembangan kognitifnya, dan (3) merumuskan pernanfaatan komik anak untuk mitigasi bencana dalam pembelajaran di SD. Objek penelitian ini adalah enam komik anak yang diterbitkan oleh yayasan IDEP untuk Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat tahun 2006. Komik anak yang dikaji tersebut diambil melalui teknik purposive sampling. Data diambil dengan menggunakan teknik baca dan catat. Data dianalisis melalui pendekatan pragmatik. Hasil penelitian ditemukan unsur-unsur intrinsik komik yang dapat dimanfaatkan sebagai media mitigasi bencana, yaitu tokoh tema, latar, alur, sudut pandang, dan amanat atau pesan. Muatan pengelolaan bencana pada komik anak terdapat dalam sebelum bencana (pencegahan dan kesiapan), selama bencana (peringatan; tanggapan darurat) dan setelah bencana (bantuan dan pemulihan bencana). Segmen pembaca komik ini adalah anak usia 9 - 12 tahun. Hal itu terlihat dari penggunaan bahasa yang digunakan lugas, jelas, dan sederhana dalam menyampaikan pesan sehingga mudah dipahami oleh anak. Perumusan pemanfaatan komik dalam pembelajaran di SD dapat diintegrasikan dengan pelajaran bahasa Indonesia. Selain itu juga dapat diintegrasikan dengan beberapa mata pelajaran tertentu, karena pembelajaran sekarang berpedoman pada kurikulum 2013 dengan pendekatan tematik integratif.

 

This study aims to describe (t) the elements child comic book that can be used as n medium for disaster mitigation; (2) the suitability and appropriateness of the child comic book for the prospective reader of comic book based on child cognitive development stage; and (3) the formulation of child comic usability in disaster mitigation learning for elementary school. The object of this study is six child comic books published by IDEP Foundation for Community Based Disaster Mitigation in 2006. The studied child comic books are taken by purposive sampling technique. Data is taken by using rending and recording technique. Data were analyzed through a pragmatic approach. The research result shows that comic intrinsic elements that can be used as n medium for disaster mitigation, namely the character, theme, setting, plot, point of view, and the mandate or message. Disaster mitigation content in the child comic book is in the pre-disaster (prevention and preparedness), during a disaster (warning, emergency response) and after disaster (relief and disaster recovery). This comic reader segment is child aged 9-12 years. This is shown from language use, which is straight forward, clear, and simple in conveying the message; so that it is easily understood by child. The use of comics in the learning formulation in elementary school can be integrated with learning lndonesian. In addition, it can also be integrated with some specific subjects because learning is now based on the 2013 curriculum with integrated thematic approach.


Keywords


komik anak; mitigasi bencana; tematik integratif; comic child; disaster mitigation; integrative thematic

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26499/wdprw.v42i2.91

Refbacks

  • There are currently no refbacks.